CCA adalah sekolah swasta di San Diego, AS, yang baru sejak Maret 2010 lalu menawarkan pengajaran gamelan Jawa kepada siswa-siswanya. Sekolah yang memang memberikan perhatian khusus pada aspek seni performing arts ini juga tertarik untuk mengajarkan seni gamelan sebagai mata ajaran pilihan yang memperluas wawasan global bagi para siswanya.
Pagelaran gamelan Jawa merupakan bagian dari program "envision" di Academy tersebut, yang juga menawarkan ragam seni yang cukup variatif, seperti seni tari, musik, film dan pertunjukan. Pengajaran gamelan dilakukan oleh Joko Waluyo yang merupakan tenaga pengajar di World Music San Diego State University dan CalArts.
Konjen RI Subijaksono Sujono yang diundang hadir sebagai tamu kehormatan dalam pagelaran itu telah menyampaikan rasa gembira dan penghargaannya atas kesediaan Canyon Crest Academy menyertakan pengajaran seni budaya Indonesia di sekolah itu.
Konjen RI juga menyatakan rasa kagumnya tas kemampuan siswa-siwa Academy, yang meskipun belum lama mempelajari permainan gamelan, namun telah terlihat bagus dalam permainannya. Konjen juga menyampaikan harapan agar kiranya pagelaran ini menambah daya tarik Indonesia bagi siswa-siswa Academy dan keluarga besarnya, yang tentu dapat lebih diperkuat dengan mengunjungi Indonesia secara langsung.
Anne Whattoff sebagai koordinator menyatakan apresiasi atas dukungan yang ditunjukkan KJRI Los Angeles terhadap program gamelan mereka. Pagelaran yang dilaksanakan di panggung terbuka CCA sekaligus dimaksudkan untuk menarik mita para siswa lainnya untuk belajar pada semester mendatang.
Saat ini, pengajaran gamelan Jawa diikuti sebanyak 40 siswa. Namun, untuk pagelaran 11 Juni hanya 20 siswa saja yang ditampilkan, karena 20 siswa vocal Jawa masih belum begitu menguasai nada-nada gamelan Jawa dan syair yang diajarkan, mengingat masih cukup pendeknya waktu belajar mereka selama ini.
Pengajaran gamelan itu sendiri masih dilakukan dengan perangkat gamelan dengan status pinjaman. Namun, untuk kelangsungan program, CCA telah merencanakan untuk membeli perangkat gamelan sendiri dalam waktu mendatang.
Dalam pagelaran itu, Pusat Seni Budaya KJRI Los Angeles juga menyertakan dua penari untuk menyemarakkan penampilan gamelan yang dilakukan para siswa, yang juga didukung beberapa pemain gamelan senior dari World Music SDSU. Repertoar yang disuguhkan dalam kesempatan itua adalah "Gending Kebogiro", "Ladrang Bedru", "Lancaran Penghijauan" dan "Ladrang Udan Emas".
Kehadiran Konjen RI di Academy tersebut juga didampingi Konsul Pensosbud Agusti Anwar dan Konsul Ekonomi Edi Suharto.
(KJRI LA/Pen)