|
Tari-tarian Indonesia kembali memukau perhatian masyarakat Los Angeles ketika ditampilkan sebagai bentuk partisipasi KJRI Los Angeles dalam perayaan tahunan Lotus Festival 2008 pada Sabtu/Minggu, 12 - 13 Juli 2008. Seperti biasa, acara yang telah menjadi ikon budaya Los Angeles ini telah menarik ratusan ribu pengunjung, karena penampilan ragam budaya Asia dan Pasifik, termasuk Indonesia. Festival tahun ini adalah yang ke-31, yang disponsori oleh Los Angeles City Council, komunitas Asia, dan komunitas Pacific Islander di Los Angeles. Indonesia termasuk salah satu anggota Advisory Board Festival Lotus, sejak menjadi anggota di tahun 1998.
Dalam Fstival 2008 kali ini, KJRI telah menampilkan 2 tarian utama, ya kni tari Saman (Aceh) dan Kembang Girang (Bali) yang ditampilkan oleh putera-puteri Indonesia. Tari Saman yang ditandai suara nyanyian, tepukan dan gerakan-gerakan dinamis, misalnya, telah memberikan warna tersendiri dalam penampilan budaya Indonesia dalam Festival itu.
Panitia juga memuji penampilan Indonesia yang setiap tahun dinilai penuh pesona dan menarik perhatian penonton.
Dalam kesempatan tersebut, Panitia Lotus Festival juga memperkenalkan Konjen RI kepada para hadirin dan mengumumkan bahwa Indonesia telah terpilih menjadi tuan rumah (host) Festival prestisius ini untuk tahun 2009.
Konjen RI Subijaksono Sujono dalam sambutan singkat sebagai tu an rumah tahun depan mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada Indonesia dan berjanji akan bekerjasama sebaik mungkin dengan semua pihak untuk kesuksesan Festival di tahun 2009 nanti. Dikatakan bahwa ini kali kedua Indonesia terpilih menjadi tuan rumah, yang sebelumnya di tahun 2002.
Konjen RI, yang didampingi Konsul Pensosbud Agusti Anwar dan beberapa staf KJRI lainnya, juga menjelaskan sedikit tentang keindahan Indonesia dan mengundang para hadirin untuk berkunjung ke Indonesia, termasuk ke kota wisata Bali yang cukup dikenal masyarakat AS.
Festival Lotus sendiri dimulai sejak pertengahan 1970an guna memperkenalkan ragam budaya bangsa-bangsa Asia dan Kepulauan Pasifik. Pelaksanaan acara selalu mengambil tempat di taman kota Echo Park, yang memiliki danau yang ditumbuhi teratai (lotus).
 Selama ini KJRI Los Angeles telah menjalin hubungan baik dengan Pantia Lotus Festival dan aktif dalam jajaran Advisory Board-nya. Terpilihnya kembali Indonesia menjadi tuan rumah Festival 2009 merupakan bentuk apresiasi peran Indonesia selama ini, sebagai peluang promosi budaya dan pariwisata Indonesia dengan skala besar, mengingat sangat prestisiusnya Festival tahunan kota Los Angeles ini.
(Pen KJRI LA/AK-AA) |