|

Siapa saja yang bisa terpesona melihat penampilan tari-tarian Indonesia? Ternyata, bukan hanya orang dewasa, tetapi juga anak-anak kecil. Pada Jum’at, 6 Juni 2008, KJRI Los Angeles telah memenuhi undangan Center For Community & Family Services, lembaga kesejahteraan anak dan keluarga dari Pemerintah California, untuk berpartisipasi dalam acara “CCFS World Fair” bertempat di Ernest Smith Child Development Center, Compton.
Dalam acara tahunan untuk anak-anak usia pra-sekolah dan orang tua murid ini, hadir ratusan penonton yang terdiri dari anak-anak beserta orang tuanya, begitu pula pimpinan dan kerabat kerja CCFS Los Angeles.
Pada kesempatan ini, sesuai permintaan penyelenggara, KJRI Los Angeles telah menyumbangkan dua tarian tradisionil yaitu Tari Saman (Aceh) dan Tari Kembang Girang (Bali) yang di tampilkan oleh putra-putri Indonesia. Sementara dari CCFS telah menampilkan acara musik, tari. dan pantomim yang dibawakan oleh artis-artis setempat. Seusai penampilan, Konsul Pensosbud Agusti Anwar juga berkesempatan menyapa anak-anak dan hadirin dan memperkenalkan Indonesia secara singkat. Video promosi “Indonesia: The Ulitimate in Diversity” juga telah dibagikan kepada para anggota Board of Directors, CCFS Los Angeles serta para aktifis sosial dan pendidikan dini setempat yang hadir. Sebagai catatan, dalam jajaran pengurus CCFS juga termasuk aktivis sosial David Budiman, seorang warga Indonesia yang perduli terhadap pendidikan dan masa depan anak.  Acara ringan ini berlangsung meriah dan terasa lain karena perhatian anak-anak yang tertumpahkan kepada tim Indonesia yang berkunjung. Di akhir acara, anak-anak yang penuh rasa ingin tahu itu juga mengerubuti para penari dan mengajukan banyak pertanyaan-pertanyaan kecil yang lucu dan menarik.
Diharapkan penampilan seni budaya Indonesia ini dapat membekas sebagai kesan positif terhadap Indonesia di mata anak-anak, orang tuanya maupun hadirin setempat.
(9/Juni/Pen-KJRI-LA/ES-AA) |