|
Konsul Jenderal RI beserta Ibu Subijaksono Sujono telah menghadiri acara "merdang rani" atau Kerja Tahun 2008 yang diselenggarakan oleh Asosiasi Masyarakat Karo di Amerika (Karo American Association/KAA) pada Sabtu, 12 April 2008 di Anaheim, California.
Acara tersebut merupakan tradisi Masyarakat Batak Karo dalam rangka bersuka ria menyambut panen padi, setelah bekerja keras menanam dan menyiang sepanjang tahun.
Seperti disampaikan oleh Ketua Komunitas Karo Boy Sitepu yang merangkap ketua penyelenggara, acara "Merdang-rani" di negeri orang ini lebih dimaksudkan untuk memperkenalkan budaya Karo kepada masyarakat luas, di samping menanamkan nilai-nilai budaya Karo kepada generasi muda Karo yang lahir dan besar di tanah perantauan ini. Acara yang berlangsung meriah dan akrab itu diawali dengan upacara menyambut tamu, dalam hal mana Konjen RI dan Ibu Sony diberikan selembar kain wisgara atau yang dalam tradisi Batak lainnya dikenal sebagi ulos. Dalam sambutannya, Konjen RI menyatakan salam "manjuah-juah" kepada seluruh masyarakat Karo yang hadir dan mengharapkan agar tali persaudaraan dan persatuan satu sama lain berkembang semakin kuat. Konjen menggarisbawahi semangat tolong-menolong yang dimiliki masyarakat Karo di California Selatan, termasuk inisiatif untuk ikut menolong saudara-saudara di tanah Karo. Konjen RI juga menghimbau agar masyarakat Karo seperti juga semua kelompok masyarakat Indonesia lainnya yang amat beragam, dapat menjadi warga teladan di luar negeri, yang membawa nama baik bangsa Indonesia sebagai duta-duta bangsa di Amerika.  Acara "Merdang-rani" ini juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan tari dan lagu Karo yang berentak riang. Tanta Ginting yang juga merupakan lead vocal Fourwall, sebuah kelompok band Indonesia di Los Angeles, ikut melantunkan beberapa buah lagu dengan permainan gitar dan suaranya yang merdu. Ia juga sempat berduet mengiringi Pak Sony menembangkan sebuah lagu kenangan. Dalam acara tersebut, Konsul Konsuler, Konsul Pensosdik dan Konsul Muda Protokol KJRI Los Angeles juga hadir di tengah tokoh-tokoh masyarakat Karo setempat beserta para undangan lain dari masyarakat Kawanua, Minangkabau serta para sahabat dari warga AS lainnya. Berdasarkan informasi yang diperoleh, jumlah masayarakat Karo di California Selatan maupun AS pada umumnya tidak begitu besar. Kendati demikian, ikatan kekerabatan salah satu suku Batak ini terlihat cukup solid dan akrab. Saat ini, Karo American Association yang berbasis Los Angeles telah menginjak usianya yang ke-6 tahun. Suku Karo sendiri memiliki lima marga besar, yakni Karo-karo, Tarigan, Ginting, Sembiring dan Parangin-angin, yang sebagian telah terwakili dalam masyarakat Karo di wilayah California selatan. (Pen) |