Message from the Consul General

Brief message from the Hon. Subijaksono Sujono, Indonesian Consul General in Los Angeles

Visit Indonesia 2008

Check the list of  events and festivals throughout  the year.

Indonesian Community

 Serba-serbi masyarakat Indonesia di wilayah kerja KJRI Los Angeles

Wednesday, 19 November 2008
Home arrow News arrow Latest arrow Perayaan Imlek di Los Angeles

The Consulate

 
Welcome to the website of the Indonesian Consulate General in Los Angeles. The Consulate covers  the state of Arizona, (Southern) California, Colorado, Hawaii, Montana, Nevada, Utah, Wyoming and a couple of islands in the Pacific.

Other Sites

 

  

   


 

Perayaan Imlek di Los Angeles PDF Print E-mail

 

 

Pada Sabtu, 9 Februari 2008, masyarakat Los Angeles dan sekitarnya telah merayakan Tahun Baru Imlek 2559, yang dimeriahkan dengan berbagai kegiatan dan bazar. Perayaan itu sendiri dimotori oleh Indonesian Chinese American Association (ICAA) sebagai wadah bagi komunitas Tionghoa Indonesia di California Selatan.

 

Dalam kesempatan perayaan itu, Konjen RI dan Ibu Subijaksono Sujono ikut hadir memeriahkan acara, dengan didampingi staf dan keluarga besar KJRI Los Angeles.

 

Bersama ketua ICAA Dr. Fritz Hong, Ibrahim Irawan dan jajaran pengurus, hadir pulua sejumlah tamu-tamu seperti Norman Hsu, Emile D. Mailangkay, Jason Yaulie serta tokoh masyarakat lainnya.

 

Dalam sambutannya, Konjen RI pada intinya menyatakan bahwa peringatan Imlek merupakan bukti keragaman bangsa Indonesia yang sesuai dengan kebhinnekaannya. Dengan keragaman ini, diharapkan dapat memperkokoh semangat persatuan dan kekeluargaan komunitas Indonesia di Los Angeles. Konjen juga menggarisbawahi peran masyarakat Indonesia sebagai duta-duta bangsa dalam mengangkat nama baik Indonesia di luar negeri.

 

Perayaan Imlek yang mengambil tempat di Wilson High School, Hacienda Height  ini berlangsung meriah dengan dihadiri arus pengunjung yang padat. Dengan dua MC yang dinamis, acara perayaan disemarakkan oleh pertunjukan Barongsai, penampilan tari dan koor, serta iringan band utama Not Young Anymore (NYA).  Penampilan barongsai sendiri dilakukan oleh para remaja anggota ICAA.

 

Seperti telah dikenal luas oleh masyarakat Indonesia setempat, Konjen RI yang lazim disebut Bapak Sony juga didaulat menyumbangkan lantunan suaranya, di samping ikut serta memegang gitar mengiringi penyayi yang tampil. 

 

Tentunya bazar makanan merupakan salah satu daya tarik dari perayaan Imlek ini, karena dari sekitar 40-an booth yang berpartisipasi terdapat suguhan berbagai makanan khas Indonesia dari mulai sate, nasi rames sampai martabak dan es cendol. Booth non-makanan juga aktif melakukan promosi produk maupun keorganisasian masing-masing.

 

(Pen-KJRI LA) 

 

 

Last Updated ( Sunday, 17 February 2008 )
 
< Prev   Next >