Message from the Consul General

Brief message from the Hon. Subijaksono Sujono, Indonesian Consul General in Los Angeles

Visit Indonesia 2008

Check the list of  events and festivals throughout  the year.

Indonesian Community

 Serba-serbi masyarakat Indonesia di wilayah kerja KJRI Los Angeles

Wednesday, 20 August 2008
Home arrow About Us arrow The Office arrow Sekilas Tentang KJRI - Los Angeles (2)

The Consulate

 
Welcome to the website of the Indonesian Consulate General in Los Angeles. The Consulate covers  the state of Arizona, (Southern) California, Colorado, Hawaii, Montana, Nevada, Utah, Wyoming and a couple of islands in the Pacific.

Other Sites

 

  

   


Sekilas Tentang KJRI - Los Angeles (2) PDF Print E-mail
 
 
Organisasi profesi. Sebagai pintu gerbang perdagangan Amerika Serikat dari dan ke Asia Pasifik, KJRI Los Angeles telah membina hubungan dengan pemerintah setempat dan ikut memprakarsai berdirinya organisasi bisnis yang bertujuan untuk menjembatani hubungan dagang dengan Indonesia. Organisasi yang bergerak di bidang ini a.l.   American-Indonesian Chambers of Commerce (West Coast Chapter), Indonesian Business Society dan Los Angeles-Jakarta Sister City Association.
 
Komunitas kedaerahan. Los Angeles dengan iklim dan cuaca yang memiliki kemiripan dengan Indonesia, dan terutama isu tentang mudahnya memperoleh kesempatan bekerja, telah menjadikan kota ini sebagai tanah harapan bagi para pencari kerja dari Indonesia. Eksodus dari para pendatang ini, telah menyebabkan keaneka-ragaman suku, ras dari berbagai daerah di Indonesia yang berdomisili di kawasan Los Angeles dan sekitarnya. Sehingga tidak mustahil terbentuknya organisasi komunitas dari daerah asalnya. Komunitas yang pernah tercatat mendirikan organisasi kedaerahan di Los Angeles a.l. dari Batak, Manado, Minang, Jawa Timur, Bali dan Maluku. Begitu pula komunitas keturunan, seperti De Indo, PERMAI (Persatuan Masyarakat Amerika Asal Indonesia), Indonesian Chinese American Association (ICAA). Sementara organisasi kemasyarakatan yang tidak didasari unsure kedaerahan a.l. Persatuan Masyarakat Indonesia di Los Angeles (PMILA).

Komunitas berlatar keagamaan. Komunitas Indonesia juga membentuk organisasi yang didasari kesamaan keimanan. Dari kelompok Nasarni membentuk Badan Kerja Sama Gereja-Gereja Indonesia se California Selatan (BKS GICS), kelompok Islam membentuk Indonesia Muslim Foundation (IMF) dan dari kelompok Buddhist juga terdapat cabang Dhamma Cakratra. Ketiga organisasi ini selalu bekerjasama dengan KJRI Los Angeles dalam menyelenggerakan kegiatan peringatan hari-hari besar keagamaan.

Media massa Indonesia setempat. Sebagai wilayah yang memiliki penduduk asal Indonesia yang terpadat di Amerika Serikat, kerinduan terhadap berita dari Indonesia telah menjadi salah satu tuntutan. Peluang ini telah dimanfaatkan oleh sejumlah pesonil maupun kelompok masyarakat untuk mendirikan usaha penerbitan media cetak, maupun media elektronik dengan bahasa Indonesia.

Dari kelompok media cetak, dari wilayah kerja KJRI Los Angeles pernah tercatat berdirinya 11 media cetak, namun lima diantaranya sudah tidak aktif lagi, termasuk tabloid “Indonesia Times” yang diterbitkan dari Denver, Colorado. Sedang yang masih aktif hingga kini adalah, (1) Indonesia Journal, bulletin tertua yang semula bernama “Majalah Pelita” di tahun 1986, (2) Media Indonesia, (3) Indonesia Actual News, (4) Karisma, (5) Spirit dan (6) Mentari Timur. Selain itu juga baru terbit media cetak "Kabari" edisi Los Angeles yang dilengkapi dengan edisi e-zine online.
 
Di kelompok media elektronik radio internet, saat ini hanya dua yang masih aktif yaitu (1) Just in 118 radio dan (2) Indosound Radio. Keduanya bebasiskan Los Angeles. Sementara “On The Air”, yang sebelumnya dipancarkan dari Moreno Valley, San Bernardino County dan merupakan broadcasting pertama Indonesia di Amerika Serikat sudah tidak mengudara lagi.

KJRI Los Angeles sempat menikmati suburnya layanan dari media elektronik televisi, baik dari Indonesia maupun di Los Angeles sendiri. Studio televisi swasta yang sempat membuka perwakilan maupun menempatkan reporternya di Los Angeles adalah RCTI,SCTV dan MetroTV. Sedangkan studio televisi yang pernah didirikan di Los Angeles adalah Indonesia News Corp. (INC) dan Bhinneka Indonesia Televisi. Kedua studio ini mengudara melalui penyewaan slot dari independent channel di Los Angeles, meskipun sekarang tidak lagi aktif.  

Mahasiswa dan organisasinya. Wilayah kerja KJRI Los Angeles juga dikenal sebagai lokasi pilihan untuk melanjutkan pendidikan dari ribuan mahasiswa Indonesia maupun karyasiswa. Beberapa kota yang pernah menjadi pusat konsentrasi belajar itu a.l. adalah : Tempe - Phoenix - Tucson (Arizona), Los Angeles - Pasadena - Santa Monica - Malibu - Northridge - Long Beach - Pomona - Irvine - San Bernardino - San Diego (California Selatan), Denver - Boulder - Golden - Ft. Collins (Colorado), Logan - Salt Lake City (Utah), Honolulu (Hawaii). Namun semenjak krisis moneter melanda Indonesia, jumlah mahasiswa asal Indonesia di wilayah kerja KJRI Los Angeles cukup mengalami penyusutan.

Kegiatan ekstra kurikuler dari para mahasiswadan karyasiswa Indonesia ini disalurkan melalui Persatuan Mahasiswa Indonesia se Amerika Serikat (PERMIAS), satu-satunya organisasi mahasiswa Indonesia yang diakui oleh Perwakilan RI di Amerika Serikat  Saat ini kegiatan PERMIAS di wilayah kerja KJRI Los Angeles yang tercatat masih aktif berkiprah a.l. di lima kota, yaitu (1) Honolulu, Hawaii. (2) Denver, Colorado, (3) Tempe, Arizona dan (4) San Diego, (5) Los Angeles di California Selatan.

Organisasi seni dan budaya. Wilayah kerja KJRI Los Angeles juga dikenal sebagai tempat bermukim-nya pakar-pakar seni Indonesia, baik yang berdomisili tetap maupun mereka yang diundang untuk mengajar di berbagai perguruan tinggi. Dharma bhakti mereka untuk membangun citra bangsa Indonesia disalurkan melalui program pendidikan di California Institute of the Arts-Valencia, UCLA World Arts & Culture, UCLA Center for Intercultural Performance, Loyola Marymount University-Los Angeles, San Diego State University, Colorado College dan University of Hawaii.

Untuk menampung kegiatan dan kerjasama di bidang seni dan budaya ini, KJRI Los Angeles telah membangun Pusat Informasi dan Kebudayaan Indonesia (Indonesian Information and Cultural center/IICC). Di lantai dasar KJRI Los Angeles, IICC dilengkapi dengan berbagai sarana, a.l. perpustakaan, ruang pamer benda budaya dan wisata, ruang pelatihan tari, teater film serta kelas Bahasa Indonesia. Di ruang pelatihan tari, secara rutin berlangsung latihan tari dari berbagai daerah maupun gamelan Jawa, Bali, Sunda serta Reog Ponorogo. Sementara kelas Bahasa Indonesia [ed. sementara ini sedang non-aktif], selain memberikan pendidikan bagi anak dan remaja Indonesia di Los Angeles, juga dimanfaatkan oleh para mahasiswa kelas Bahasa Indonesia dari UCLA.

Komunitas perfilman Indonesia di Los Angeles
. Tidak dipungkiri bahwa keberadaan Hollywood pun telah menarik minat mahasiswa dan para praktisi perfilman dari Indonesia untuk memperdalam ilmu perfilman di Hollywood. Keberadaan para sineas dan praktisi film ini menjadi perhatian KJRI Los Angeles. Untuk memeriahkan Peringatan HUT RI ke 62 tahun 2007, KJRI Los Angeles menggelar acara Festival Film Pendek Amatir Indonesia 2007 (FFPAI), yang diikuti 10 film pendek dari berbagai kota di Amerika Serikat. Melihat suksesnya penyelenggaraan FFPAI 2007, maka dipandang perlu menggagas sebuah komunitas perfilman Indonesia di AS dengan berbasiskan Los Angeles. Di pertengahan Desember 2007, atas prakarsa KJRI Los Angeles dan para mahasiswa, praktisi dan pecinta film di Los Angeles telah dirintis pembentukan komunitas film Indonesia yang disebut Indonesia America Film Society (INAFILMS). Komunitas ini a.l. bertujuan untuk menjembatani kepentingan dunia perfilman Indonesia dengan Hollywood, maupun melakukan diplomasi publik melalui film.

Los Angeles, Januari 2008
Last Updated ( Wednesday, 06 February 2008 )
 
< Prev   Next >